David Herman Jaya : Walaupun Drs Hartono Sudah Tidak Ada Bersama Kita Tetapi Cita-citanya Harus Kita Teruskan

INDONESIASATU.CO.ID:

Jakarta - Dewan pembina Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Drs Hartono telah meninggal dunia pada hari Rabu, 10 Oktober 2018 pukul 14.35 WIB di Rs. Pantai Indah Kapuk (PIK).Drs Hartono meninggal di usia 88 tahun dan meninggalkan satu orang istri (Indri Susanti) dan ketiga orang anak (Oni,Sony dan Erick) Jenazah dari Drs.Hartono pada minggu(14/10)siang akan dikrematorium di Rumah duka Grand Heaven lantai 5 Pluit ,Jakarta Utara.

Semasa hidup Drs Hartono mempunyai jabatan sebagai Dewan pembina Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Ketua Forum Demokrasi Kebangsaan (FORDEKA), Dewan Pembina xin ya collage, Pengajar sekolah Pachung dan PNS Kodam Lima Jaya.

David Herman Jaya selaku Ketua Umum PSMTI Pusat mengatakan; Drs Hartono mempunyai rasa kebangsaan yang tinggi apalagi beliau pernah menjadi seorang PNS, ujar David yang ditemui saat bersembayang di rumah duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara, Sabtu(13/10)malam.

Drs Hartono mengajarkan kita orang tionghoa yang lahir di Indonesia harus mempunyai semangat untuk berjuang di negara Indonesia ini, kita punya NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika untuk kebangsaan sudah mantap, ungkapnya.

Drs Hartono yang merupakan ketua umum FORDEKA ini, beliau tidak berpolitik tetapi beliau inginkan supaya Indonesia bisa lebih sejahtera dan makmur jadi beliau berharap orang Tionghoa jangan cuma duduk manis atau cuma jadi pengusaha saja. Beliau sendiri berbeda karena dia pilih menjadi pengawai negeri bahkan pada zaman Orde Baru beliau juga dipercaya menjadi Ketua KorPRI ABRI pasa saat itu, jadi ajaran beliau ini harus kita teruskan di PSMTI, ungkapnya.

PSMTI adalah sebuah organisasi kemasyarakatan suku Tionghoa . PSMTI ini bukan organisasi politik atau kami tidak berpolitik , tidak suku dan tidak marga karena jika kita berbicara suku dan agama nantinya akan sulit untuk bersatu jadi melihat hal tersebut maka PSMTI ini menjadi alat untuk mempersatu Tionghoa dalam hal ini tugas kita mendorong supaya banyak tionghoa masuk ke dalam lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif di Indonesia, ungkap David.

PSMTI saat ini juga mempunyai banyak cabang daerah di provinsi-provinsi yang menjadi konsentrasi suku Tionghoa. PSMTI bertujuan menyelesaikan masalah Tionghoa di Indonesia.

Kalau kita bicara tentang orang Tionghoa maka kita bisa kerja apa saja dari mulai jadi buruh, supir taksi, supir busway, lawyer, wartawan , Pengawai negeri, ABRI dan lain sebagainya. Ini merupakan salah satu bukti bahwa orang tionghoa harus berjuang dan inilah yang menjadi cita-cita dari Dr.Hartono.

Jadi kita sebagai penerus ajaran beliau harus terus berjuang , walaupun kita kehilangan tetapi buka berarti kita harus diam dan larut di dalam kesedihan karena kita di dunia ini kan panjang yang namanya ada awal pasti ada akhri , ujar David Menutup.(RK)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita