Flight 555 Adalah Film Komedi Dengan Latar Belakang Pembajakan Pesawat

INDONESIASATU.CO.ID:

, JAKARTA  ; Flight 555  adalah film komedi Indonesia dan disutradarai oleh Raymond Handaya, film ini nmengambil latar belakang dunia penerbangan. Kelucuan Iuar biasa berbaur ketegangan dalam sebuah pesawat terbang nan kacau-balau.

Filght 555 merupakan produksi terbaru dari Citra Visual Sinema dan di produseri oleh Niken Septikasari. Untuk film ini mengambil setting pesawat Boeing 747-400 dan ini sesuatu yang baru dan mahal dalam perfilman Indonesia. Film Fight 555 didukung Iebih dari 38 orang pemain, termasuk bintang-bintang popular; Mikha Tambayong, Tarra Budiman, Gisella Anastasia, Mathias Muchus, Jaja Miharja, Mo Sidik, Rian D’Masiv, Ingrids Widjanarko, Arafah Rianti, dan banyak lagi lainnya.

Tarra Budiman mengatakan ini komedi yang baru lagi dan berbeda jadi saya harap Indonesia mempunyai banyak lagi komedi-komedi, ujar Tarra pada saat jumpa pers di XXI Episentrum Kuningan, Jakarta, Senin(15/1)malam

Dan walaupun disini sisi dramanya kurang tetapi sesuai dengan yang mas Raymond bilang kita lebih memperlihatkan sisi komedi dari sebuah film tentang pembajakan pesawat ini, jelas Tarra.

Jaja Miharja berkata Saya bangga banget bisa main di pesawat,karena untuk proses syuting tidak bisa keluar dari pesawat dan masuknya aja tidak boleh pake sandal harus pake sepatu

Disisi lain, Mikha Tambayong mengatakan Film ini untuk produksinya tidak mudah dan ini pertama kali saya main di komedi movie yang menurut aku ini tidak mudah, jadi aku salut banget untuk teman-teman komedian karena aku mengalami sendiri dan ternyata tidak gampang untuk membuat orang lain tertawa, tutur Mikha.

Mo sidik juga mengucapkan rasa terima kasihnya karena baru kali ini saya ketemu sutradara yang gila dan Komedi disini hasil kaya semua orang, Semoga film ini bisa laku, ungkap Mosidik.


Sinopsis Film ‘Flight 555’

Film ‘Flight 555’ bercerita tentang seorang pemuda yang bernama Putu (Tarra Budiman) yang terpaksa kabur dari Bali ke Jakarta karena tidak setuju akan dijodohkan oleh ayahnya. Tapi saat ini Putu harus pulang ke Bali karena ayahnya sakit keras. Suasana Bandara ramai seperti biasa, dan tambah ramai dengan adanya Flight Komo 555 tujuan Jakarta ke Denpasar.

Ada seorang pria yang mengaku dirinya adalah Wakil Rakyat, ada Ryan D’MASIV, ada Tiga orang yakni 1 orang Kakek dan 2 orang Nenek yang mau bertualang. Ada cewe Thailand yang seksi. Ada pasangan Jepang yang mesra, yang selalu selfie berdua. Ada cowo Bule yang Indonesianis. Ada pria gendut dan anaknya yang gendut. Pria kekar binaragawan, dan 3 orang mahasiswa. Ada cowok piercing. Ada juga dua orang pria yaitu cowo Papua dan cowo Sunda. Dan, ada pula pria misterius yang memakai kacamata hitam, mengenakan jaket tebal di musim panas dan membawa Koran.

Putu yang duduk disebelah anak kecil menjadi tidak tenang karena dua orang bocah yang duduk disebelahnya, Tifa dan Raffi malah membahas hal-hal yang membuat cemas.

Kejadian menegangkan dimulai ketika Putu menemukan pilot di toilet, hingga kemudian cowok Papua dan cowok Sunda masuk ke dalam toilet yang berseberangan. Ketika cowo Sunda keluar, dia hanya mengenakan riasan badan dan koteka, sontak para penumpang tertawa melihat dia.

Ternyata cowok Papua dan cowok Sunda ingin menguasai pesawat dan merubah tujuan pesawat menjadi ke papua, ditambah pria misterius yang ternyata memperkeruh suasana di dalam pesawat.

Mampukah Putu dan para penumpang lain mempertahankan tujuan pesawat tetap ke Denpasar?

Buat yang masih penasaran untuk cerita akhri dari film komedi ini, jangan lupa catat dan ingat   tanggal penanyangan mulai 18 Januari 2018 serentak di Bioskop seluruh Indonesia. (Rika)
 

  • Whatsapp

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Index Berita