Pemkab Gorontalo Gandeng Kanwil Ditjen Perbendaharaan Lakukan Rakorev Pengelolaan Keuangan Pusat dan Daerah

INDONESIASATU.CO.ID:

Wartagorontalo.com : Limboto - (12/7), Dalam rangka membangun sinergi antara pusat dan daerah serta meningkatkan kerja sama dalam mengawal usaha pencapaian program dan sasaran pembangunan di Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan  Keuangan Pusat dan Daerah Semester I tahun 2018. Kegiatan yang juga merupakan rakorev penyerapan Anggaran Kabupaten Gorontalo Triwulan II tersebut dilaksanakan di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo. Kegiatan rekorev ini dipimpin oleh Bupati Gorontalo, Prof. DR. Nelson Pomalinggo, M.Pd, dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten  dan seluruh pimpinan SKPD serta Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Kakanwil Ditjen Perbendaharaan, Ismed Saputra, menyebutkan kegiatan rakorev merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan minimal sekali dalam setahun. Ismed Saputra, menjelaskan bahwa prinsipnya keuangan pusat dan daerah seyogyanya sama. Badan Keuangan Daerah merupakan miniatur Kementerian Keuangan. Dan berharap best practice pengelolaan keuangan pusat yang baik dapat di  adopsi ke Pemerintah Daerah sesuai aturan Kemendagri.

Lebih lanjut, Kakanwil menegaskan jangan sampai Dana Alokasi Khusus Fisik yang telah dialokasikan tidak tersalurkan. Di samping DAK Fisik, Dana Desa juga harus tepat waktu disalurkan dari Kas Daerah ke Kas Desa sehingga tidak terjadi pengendapan uang pada Kas Daerah. Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN selalu terbuka apabila Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengalami kendala dalam pengelolaan DAK Fisik dan Dana Desa. Dalam acara ini, Kepala Bidang PPA I/II, Benedictus Didik Ariwibawa , memaparkan kondisi fiskal Kabupaten Gorontalo dan kinerja pelaksanaan anggaran serta perkembangan data debitur pada Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dalam menyuplai penyaluran KUR dan UMi serta data debitur KUR. Data tersebut bisa digunakan sebagai bahan monitoring dan pembinaan UMKM oleh Dinas Terkait.  Kepala KPPN Gorontalo, Totok Suyanto, menyampaikan progress dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Kabupaten Gorontalo. Dimana batas terakhir penyampaian data Dak Fisik ke KPPN melalui online paling lambat tanggal 23 Juli 2018.

Sekretaris Daerah, Hadijah U. Tayeb, menyampaikan pentingnya data UMKM pada aplikasi SIKP. Oleh karena itu agar menjadi perhatian serius bagi dinas teknis terkait dalam pemanfaatan SIKP. Selain itu, beliau menekankan agar data kontrak segera direkam pada aplikasi Omspan. Tujuannya agar anggaran DAK Fisik tidak menjadi hangus bila terlambat disampaikan.
Menutup akhir kegiatan, Prof. Dr. Nelson Pomalingo,.M.Pd, menyampaikan rekomendasi agar dana yang ada segera direalisasikan dengan baik dan cepat sehingga pembangunan bisa dirasakan rakyat. Selain itu dukungan dana pembangunan di Kabupaten Gorontalo tidak tergantung pada dana APBD dan APBN, melainkan juga dari dana yang lain seperti KUR, CSR dan masih ada yang lainnya. Sebagai rekomendasi akhir, Bupati meminta semua Pimpinan OPD menindaklanjuti rekomendasi Kanwil DJPB  serta mengingatkan agar penerimaan perpajakan daerah dapat dioptimalkan supaya PAD bisa meningkat.

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat lebih mempererat kerja sama Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang sudah terjalin dapat menjadi lebih baik dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih baik dan secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gorontalo.

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita