Tidak Menutup Kemungkinan, Digelar Kontes Ikan Koi di Tingkat Internasional

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI -Perkembangan ikan koi di Indonesia perkembangannya sangat pesat. Mengingat Indonesia memiliki sudah ada 35 klub lebih, dari Seluruh Indonesia yang tersebar di daerah Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, Lombok dan Jawa.

Lukas Sidharta selaku Wakil I Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI) Pusat menyampaikan, bahwa  kontes ini benar benar menjadi inspirasi para pembudidaya lokal Kabupaten Kediri, dalam mengembangkan usaha ikan hias Koi lebih berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi, agar tidak ketinggalan dengan produksi  pembudidaya dari  Luar Kota, bahkan dari Luar Negeri.

Tahun ini, tidak menutup kemungkianan, akan mengadakan kontes tingkat Internasional. Ditegaskan Lukas, tidak ada kendala untuk menggelar kontes tingkat Internasional.

"Sebelumnya, pernah di gelar di Jogyakarta. Tahun ini, nanti akan dibahas lagi akan digelar di Kota mana lagi," tuturnya.

Kalau melihat Jawa Timur awalnya sentra koi adalah Blitar. Namun, seiring berjalannya waktu Lukas dengan rinci menjelaskan, saat ini di Jawa Timur untuk sentra ikan koi sudah banyak daerah yang juga merupakan sentra ikan koi.

"Seperti, Kabupaten Kediri juga sebagai sentra ikan koi, Tulungagung, dan menyusul udah gabung di APKI ada Banyuwangi dan Pasuruan. Ditambah Tuban pun sudah mulai bergerak," jelas Lukas.

Menurut Lukas bahwa Ikan Koi yang berasal dari Indonesia baik produksi lokal Kediri kualitasnya juga sangat baik.

"Terbukti, dengan beberapa kali memperoleh hadiah kejuaraan Tingkat Regional, Nasional maupun Internasional dalam kontes Ikan Koi yang diselenggarakan oleh APKI (Asosiasi Pecinta Koi Indonesia),"beber Lukas.

Lukas berharap semoga dengan keberhasilan petani budidaya ikan Koi telah memasok kebutuhan Ikan Koi seluruh Indonesia, menarik minat masyarakat seluruh Indonesia, untuk ikut mengikuti jejak kesuksesan petani ikan koi.(prijo)

Berita Terbaru

Index Berita