Universitas Negeri Gorontalo Tuan Rumah Latihan SAR Nasional Pramuka Perguruan Tinggi ke-V se Indonesia

INDONESIASATU.CO.ID:

GORONTALO – Berbagai utusan organisasi Pramuka Perguruan Tinggi seluruh Indonesia hadir dan berkumpul di Universitas Negeri Gorontalo. Kehadiran para pewakilan pengurus pramuka tersebut tidak lain untuk mengikuti kegiatan Latihan SAR Nasional Pramuka Perguruan Tinggi ke-V se Indonesia, yang dilaksanakan di Universitas Negeri Gorontalo, Jumat (6/7),.

Latihan yang dilaksanakan untuk kelima kalinya secara Nasional tersebut mengangkat tema tentang bersatu, berlatih dan berbakti untuk Indonesia, dengan partisipan mencapai 50 peserta dari perwakilan 18 Perguruan Tinggi.

Ketua Panitia Pelaksana Rifandi Kai mengungkapkan pada pelaksanaan latihan SAR kali tahun ini, UNG ditunjuk untuk mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan latihan yang kelima kalinya. Tujuan dilaksanannya peltihan tidak lain untuk melatih dan memberikan pengetahuan pramuka pandega di perguruan tinggi menjadi siap dalam memberikan pertolongan pertama dalam menghadapi bencana di lingkungan sekitar.

Rektor UNG yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Fence Wantu, SH,MH, berterima kasih atas kepercayaan dengan ditunjuknya UNG sebagai tuan rumah pelaksanaan Latihan SAR Nasional. Menurut Dr. Fence Latihan SAR Nasional bisa dimanfaatkan oleh seluruh peserta menjadi salah satu kegiatan dalam rangka bela Negara dan memperkuat rasa cinta tanah air.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena akan banyak pengetahuan dan pengalaman yang bisa diperoleh. Terlebih dengan seringnya terjadi bencana di lingkungan masyarakat, dapat diimplementasikan penanganan akan musibah alam tersebut,” ujar Dr. Fence.

Dengan berbagai pengetahuan yang diperoleh terkait penanganan akan bencana alam dalam latihan ini, Dr. Fence berharap organisasi kepramukaan di Perguruan Tinggi dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan jika suatu saat nanti terjadi bencana alam di lingkungan sekitar.

“Apa yang diperoleh dalam latihan ini dapat menjadi bekal penting untuk diimplementasi di masyarakat jika suatu saat nanti dibutuhkan. Untuk itu latihan ini harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin,” terangnya. (wahid)

Berita Terbaru

Index Berita