Ahli Daging IPB University, Dr Tuti Suryati, Kasih Tips Pengolahan Daging Qurban yang Aman dan Sehat

Ahli Daging IPB University, Dr Tuti Suryati, Kasih Tips Pengolahan Daging Qurban yang Aman dan Sehat

BOGOR - Pelaksanaan ibadah qurban akan digelar selama empat hari ke depan. Untuk itu, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Dr Tuti Suryati memberikan tips penanganan daging qurban yang aman dan sehat. 

Sesampainya daging qurban di rumah, Dr Tuti menyarankan supaya daging qurban dipisah dari jeroan. Apabila daging atau jeroan terdapat cemaran seperti tanah, pasir, kerikil, rumput maupun kotoran lainnya, ia menyarankan supaya dicuci hingga bersih. 

"Idealnya daging tidak dicuci karena proses pencucian daging akan berdampak terhadap meningkatnya jumlah mikroba dan memunculkan bau pada daging, " jelas Dr Tuti. 

Jika harus dicuci, lanjutnya, pastikan menggunakan air bersih dan dibilas menggunakan air yang siap minum. Daging yang sudah dicuci ditiriskan menggunakan refrigerator hingga tidak ada air di permukaan. Daging tersebut bisa dikemas per 250 gram atau 500 gram menggunakan plastik transparan dan tidak berbau. 

"Daging bisa diolah langsung maupun disimpan dingin atau beku. Kalau jeroan, pastikan sebelum disimpan beku, dimasak terlebih dahulu, " tambahnya. 

Untuk pengolahan daging qurban, Dr Tuti menegaskan supaya daging qurban dimasak menggunakan panas yang cukup seperti direbus, dipanggang, dibakar atau digoreng hingga matang. Ia juga menyarankan saat memasak daging jangan sampai gosong saat dibakar. 

Supaya olahan daging lebih sehat, ia menyarankan untuk menambahkan rempah-rempah. "Jika mau membuat sate, dapat ditambahkan parutan nanas atau dibungkus daun pepaya sebelum dimasak untuk mendapatkan sate yang lebih empuk, " jelasnya. 

Sementara, jika mengolah daging qurban yang sudah disimpan beku, daging yang masih dalam kemasan direndam terlebih dahulu menggunakan air dingin hingga terbentuk daging segar dan baru dimasak sesuai keingininan. 

"Daging qurban dapat pula diolah sekaligus, daging olahan ini bisa dikemas 250 gram maupun 500 gram dan disimpan dingin atau beku. Sebelum disajikan, daging olahan beku tersebut dicairkan terlebih dahulu kemudian dipanaskan, " pungkasnya. (ipb.ac.id) 

IPB Bogor
IPB Bogor

IPB Bogor

Previous Article

Gandeng Beberapa Kampus Luar Negeri, Sekolah...

Next Article

Gagas APD Nanopartikel, Dua Mahasiswa Kimia...

Related Posts

Peringkat

Profle

UNEJ

lukman

lukman

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 1

Registered: Jan 12, 2021

WartaKampus.com

WartaKampus.com

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Jul 30, 2020

ITB Bandung

ITB Bandung

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Jul 31, 2020

ITS Surabaya

ITS Surabaya

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Jul 31, 2020

Profle

UNEJ

Recommended Posts

Ditjen Dikti Berikan Apresiasi dan Penghargaan ke Insan Pendidikan Tinggi
Universitas Bung Hatta (UBH) Tuan Rumah Entrepreneurship Award 2021
Bakti Inovasi Universitas Udayana 2020, Menristek: Inovasi Harus Jadi Solusi Kesejahteraan Negeri
Ditjen Dikti Gelar Kegiatan Capaian Kineja 2020 Secara Daring
Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara Mewisuda139 Wisudawan dan Wisudawati